Bogor – Jendela Bogor
Sehari setelah pengerebekan tempat pengoplosan gas bersubsidi oleh Tim Subdit V Tipidter Bareskrim Mabes Polri, Selasa (31/3/2026), Kali ini Giliran Polsek Cileungsi dipimpin langsung oleh Kapolsek Cileungsi Kompol Edison, S.H. melakukan pengerebekan di Kampung Rawajamun Desa Dayeuh Kecamatan Cileungsi Kabupaten Bogor, Kamis (2/4/2026).

Seolah tidak mau kecolongan lagi oleh Bareskrim, Polsek Cileungsi langsung mengamankan tabung gas elpiji 3 Kg dan 12 Kg beserta timbangan dan alat pengoplos menggunakan 2 kendaraan truk dan 1 kendaraam pick up dari sebuah rumah di RT. 005 RW. 04 Kp. Rawajamun.
Diketahui terduga pelaku berinisial S dengan dipapah langsung oleh Kapolsek dimasukkan ke sebuah mobil Advanza berwarna putih. Dari keterangan warga setempat didapatkan informasi S ketika pengerebekan terkena stroke akibat terkejut, namun ada juga yang menyebut hanya acting saja.
Jarak Mapolsek Cileungsi dengan lokasi pengerebekan yang berjarak hanya 2 Km atau sekitar 5 menit, menjadi dasar dugaan kurangnya keseriusan dalam melakukan tindakan kepolisian.
Beberapa kejadian pengerebekan oleh Polsek Cileungsi sebelumnya hampir seluruhnya tidak jelas kelanjutannya, bahkan ada beberapa terduga pelaku bebas kembali, tetapi tabung yang dibawa tidak jelas keberadaannya.
Awak media kesulitan mengkonfirmasi pengerebekan kepada Kapolsek karena sikapnya yang tidak menyukai kehadiran wartawan.
Seorang perempuan warga setempat yang menyapa Kapolsek: “Pak Edison ya?, justru dijawab: “Enggak, Pak Edison disana.” sambil menunjuk ke arah rumah yang digerebek.
Seolah kecolongan oleh Mabes Polri yang melakukan pengerebekan sementara Polsek Cileungsi yang dekat justru tidak mencium keberadaan tempat pengoplosan, namun 2 hari kemudian bisa mengetahui tempat pengoplosan.
Seorang warga yang tidak mau disebutkan namanya memberikan komentar bahwa selama ini tidak ada keseriusan Polsek Cileungsi dalam pemberantas pengoplosan gas bersubsidi di Kirab.
“Pasti sebelumnya sudah ada koordinasi jadi bisa bebas, tapi setelah pengerebekan oleh Mabes, baru Polsek segera melakukan pengerebekan”, ujarnya.
Selain itu menurut Tobing sebagai saksi mata paska terduga S dan istrinya diamankan ke mapolsek Cileungsi, Tobing juga menyampaikan bahwa tabung-tabung yang diamankan berasal dari beberapa titik rumah tempat pengoplosan gas di kampung kirab
Namun terkait lama atau tidak mereka melakukan pengoblosan Gas bersubsidi ia tidak tahu persis. “Saya gak tahu apakah mereka sudah lama atau baru melakukan pekerjaan pengoplosan gas ini,” tutup Tobing.
Hingga berita ini di terbitkan belum ada keterangan pernyataan resmi dari pihak kepolisian setempat. (Syam)
