KOTA BOGOR – Jendela Bogor
Polemik dugaan adanya dua Surat Keputusan (SK) kepengurusan Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kota Bogor periode 2025–2030 terus menjadi sorotan publik. Hingga kini, Ketua Kadin Kota Bogor, Maryati Dona Hasanah, belum memberikan klarifikasi resmi terkait perbedaan dokumen yang beredar di kalangan anggota maupun masyarakat.
Persoalan ini mencuat setelah beredarnya dua dokumen SK yang disebut memiliki nomor, tanggal, dan penandatangan yang sama, namun berbeda dalam jumlah serta susunan pengurus. Perbedaan tersebut menimbulkan pertanyaan mengenai keabsahan dokumen dan legitimasi kepengurusan yang berlaku di tubuh Kadin Kota Bogor.
Upaya konfirmasi telah dilakukan kepada Maryati Dona Hasanah melalui pesan WhatsApp. Namun, hingga saat ini ia belum memberikan penjelasan substantif terkait polemik tersebut. Dona hanya memberikan jawaban singkat.
“Nanti kita akan press conference,” tulis Dona dalam pesan balasannya pada tanggal 1 Juni 2026 sekitar pukul 10:38 WIB.
Meski demikian, sampai berita ini ditulis belum ada informasi lebih lanjut mengenai waktu pelaksanaan konferensi pers maupun materi klarifikasi yang akan disampaikan terkait dugaan SK kembar tersebut. ( RED)
