RANCABUNGUR – Jendela Bogor
Pemerintah Kecamatan Rancabungur, Kabupaten Bogor, menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat kecamatan untuk menyusun Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) tahun 2027. Acara ini berlangsung digelar di Boash Convention Center, Desa Bantarsari Kecamatan Rancabungur, Kabupaten Bogor, Kamis (05/02/2026), dengan fokus utama pada pemenuhan infrastruktur dasar dan pelayanan publik.

Acara tersebut dihadiri oleh seluruh Kepala Desa se-Kecamatan Rancabungur, Staf Ahli Bupati Bogor Bidang Administrasi dan Keuangan, Anggota DPRD Kabupaten Bogor Fraksi Demokrat Irman Nurcahyan, dan sejumlah perangkat daerah Kabupaten Bogor lainnya.

Camat Rancabungur, Dita Aprilia, menjelaskan bahwa usulan prioritas pada Musrenbang Kecamatan Rancabungur untuk perencanaan tahun 2027 meliputi peningkatan jaringan irigasi permukaan DI Cibarengkok dan Cibeuteung, pembangunan SMPN 2 Rancabungur, halte sekolah dan zona selamat sekolah (ZoSS), pembuatan saluran drainase, Alun-Alun Kecamatan Rancabungur, serta rehabilitasi ruang kelas SD Negeri.

Prioritas lainnya adalah pembuatan saluran drainase di ruas Jalan Semplak-Kampung Sawah dan Kemang-Rancabungur tepatnya di Kampung Warung Nangka Desa Rancabungur sepanjang 550 meter. Serta, ruas Jalan Semplak-Bantarsari yang berlokasi di Desa Bantarsari dengan panjang 980 meter.
Jadi setiap musim penghujan, jalan tersebut selalu tergenang dan ketinggiannya cukup bervariasi. Lalu, kami juga kembali mengusulkan halte sekolah dan zona selamatsekolah, serta Alun-Alun Kecamatan Rancabungur.
Memberitahukan bahwa bangunan Gelanggang Olahraga Masyarakat (GOM) Rancabungur telah selesai dibangun. Selain itu, tahun ini Pemerintah Kecamatan Rancabungur mendapatkan bantuan videotron dari Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Bogor.
Adapun rencana pelaksanaan kegiatan di tahun 2026 yaitu bantuan keuangan (Bankeu) khusus akselerasi pembangunan perdesa, penataan pertigaan Jalan Cagak Rancabungur, pembangunan Kantor Polsek Rancabungur, dan pembangunan akses jalan menuju GOM.
Peningkatan jaringan irigasi itu kami usulkan sepanjang 5 kilometer DI Cibarengkok dan 1 kilometer DI Cibeuteung. Dengan tujuan membagi debit air yang mengalir menuju daerah Sungai Kalijati, meminimalisir risiko banjir, hingga pengendalian sedimen untuk menjaga kualitas air dan kelancaran aliran sungai.
Pembangungan SMPN 2 Rancabungur kembali menjadi usulan prioritas. Karena, siswa kelas jauh saat ini telah memasuki tahun keempat, dengan kelulusan tahun pertama sebanyak 138 siswa.
Kami terus berusaha agar SMPN 2 Rancabungur dapat segera terbangun. Sebab jumlah rombongan belajar di SMPN 1 Rancabungur sudah penuh.
Masih di bidang pendidikan, ia menyampaikan bahwa pihaknya mengusulkan rehabilitasi ruang kelas di tiga SD Negeri. Antara lain SDN Bantarkambing 02, Bantarkambing 01, dan Pasirgaok 01.
Dari ketiga sekolah itu kami usulkan masing-masing tiga ruang kelas. Kerusakannya itu cukup parah sehingga kami tetapkan menjadi usulan prioritas. (Mahpudin Petet)
