Bogor – Jendela Bogor
Dalam kegiatan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) 2025 di tingkat kelurahan Pasir Jaya Kecamatan Bogor Barat, menetapkan sejumlah titik prioritas pembangunan untuk Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) tahun 2027.
Ketua Komisi III DPRD Kota Bogor Heri Cahyono
Mayoritas usulan yang masuk didominasi kebutuhan Infrastruktur yang dinilai mendesak oleh masyarakat.melalui kegiatan Musrenbang hari ini pada 17. Desember 2025.
Lurah Pasir Jaya Kecamatan Bogor Barat kota Bogor R. Yudistira mengatakan bahwa usulan Musrenbang kali ini difokuskan pada titik-titik prioritas yang dinilai paling membutuhkan penanganan bencana alam diantaranya dikawasan rawan longsor berdasarkan hasil aspirasi RT dan RW.
Dari Poin Musrenbang hari ini lebih ke titik-titik prioritas untuk kegiatan tahun 2027, yang memang diusulkan oleh RT/RW dan sangat dibutuhkan masyarakat.adalah TPT, termasuk PJU, di area yang cukup ke dalam. Itu juga kita usulkan karena menyangkut keamanan dan kenyamanan warga,” katanya
Tak hanya itu, perbaikan jalan setapak di sejumlah wilayah disetiap RW juga turut diusulkan karena belum sepenuhnya terakomodasi dalam program sebelumnya , Masih banyak jalan setapak yang belum tertangani , untuk itu kita usulkan di Musrenbang 2025 ini untuk direalisasikan di 2027,” jelasnya
Sementara menurut Andri, selaku ketua LPM pasir jaya, mengatakan berbagai program yang diusulkan tentunya menjadi harapan bagi masyarakat, agar bisa ter akomodir, karena ajuan tersebut merupakan sangat urgen bagi kebutuhan masyarakat.
Sementara menurut Ketua Komisi III DPRD Kota Bogor, Heri Cahyono, mengatakan, bahwa kegiatan Musrenbang ini bukan hanya seremonial, namun ini juga bisa dijadikan ajang silaturrahmi untuk menyampaikan aspirasinya yang terkait dengan program pembangunan kota Bogor
Dalam hal ini tentunya masyarakat juga berharap adanya perubahan lingkungan untuk diperbaiki, seperti jalan lingkungan, TPT yang dianggap rawan terjadinya longsor, termasuk perbaikan infrastruktur lainnya, dan juga diusulkan untuk perbaikan rumah tidak layak huni, dan semoga kegiatan ini menjadi bermanfaat untuk kebutuhan masyarakat, ungkap Heri cahyono. (H/M)
