Jendela Bogor
Setiap pekerja berangkat dari rumah untuk mencari nafkah, bukan untuk kehilangan nyawa di tempat kerja.
Ketika seorang pekerja meninggal dunia saat menjalankan tugasnya, publik tidak boleh dipaksa menerima begitu saja narasi bahwa semuanya adalah “musibah”. Sebab terlalu banyak tragedi di tempat kerja yang pada akhirnya berakar pada pengabaian keselamatan, lemahnya pengawasan, dan budaya kerja yang menempatkan target pekerjaan di atas nyawa manusia.
Keselamatan kerja bukan formalitas administrasi.
Keselamatan kerja bukan dokumen yang ditandatangani lalu dilupakan.
Keselamatan kerja bukan sekadar helm dan rompi untuk kebutuhan dokumentasi.
Apabila prosedur keselamatan diabaikan, risiko diketahui tetapi tidak ditindaklanjuti, atau pekerjaan tetap dipaksakan berjalan dalam kondisi berbahaya, maka pertanyaan mengenai adanya kelalaian adalah sesuatu yang wajar dan harus dijawab secara terbuka.
Tidak ada proyek yang lebih berharga daripada nyawa manusia.
Tidak ada target pekerjaan yang pantas dibayar dengan kematian pekerja.
Dan tidak ada alasan yang dapat membenarkan hilangnya nyawa akibat keselamatan yang diabaikan.
Sudah terlalu sering kematian pekerja berakhir hanya dengan belasungkawa, santunan, dan janji evaluasi. Sementara akar masalahnya tetap dibiarkan hidup dan menunggu korban berikutnya.
Jika ada pelanggaran terhadap standar keselamatan kerja, maka harus ada pertanggungjawaban.
Jika ada kelalaian, maka harus ada penegakan hukum.
Jika ada pembiaran terhadap risiko, maka tidak boleh ada impunitas.
Sebab kematian seorang pekerja bukan sekadar kehilangan satu orang di lokasi kerja.
Itu adalah hilangnya seorang ayah bagi anaknya.
Hilangnya seorang suami bagi keluarganya.
Hilangnya sumber kehidupan bagi rumah tangga yang ditinggalkan.
Jangan jadikan pekerja sebagai tumbal kelalaian.
Jangan jadikan belasungkawa sebagai pengganti pertanggungjawaban.
Dan jangan pernah sembunyikan kelalaian di balik kata “musibah”.
Usut tuntas setiap kecelakaan kerja. Karena nyawa pekerja tidak boleh menjadi harga yang dibayar untuk menyelesaikan sebuah pekerjaan. (Elis)
