BOGOR — Jendela Bogor
Pemerintah Desa Ciapus, Kecamatan Ciomas, Kabupaten Bogor, resmi merealisasikan Bantuan Keuangan Khusus (Bankeu) Tahap Pertama Tahun Anggaran 2026. Kegiatan ini dimulai pada Senin, 12 Oktober 2026.
Kepala Desa Ciapus Pendi Bin Asim, SE. menyampaikan kepada awak media bahwa anggaran Bankeu digunakan untuk berbagai program prioritas desa. “Diantaranya adalah program yang memang wajib, yaitu Dayeh Pajajaran beserta komponen lingkungannya, kemudian Sasar Desa, Satu Jana Satu Desa, dan Digitalisasi Desa. Selain itu, kita juga menganggarkan rekonstruksi kantor desa, pembangunan jembatan, serta perbaikan jalan lingkungan,” ujarnya.

Pembangunan kantor desa baru akan berdiri di atas tanah PSU Ciomas Permai, RW 14, tepat di bagian depan gerbang masuk Ciomas Permai. Sementara itu, jembatan yang berada di RW 02 akan diperlebar dari yang sebelumnya hanya 1,5 meter menjadi 2,5 meter, sehingga nantinya dapat dilalui kendaraan roda empat.
Untuk program Dayeh Pajajaran, pembangunan dipusatkan di wilayah RW 05, yang sudah memiliki Kampung Ramah Lingkungan (KRL) dan sistem pengelolaan sampah. Program ini akan terintegrasi dengan pengolahan sampah yang sudah berjalan di lokasi tersebut.
Dalam pelaksanaannya, pemerintah desa mengutamakan tenaga kerja dan material dari warga setempat. “Kita berprinsip, jangan sampai sumber daya yang ada di wilayah ini hanya menjadi penonton. Semua pekerjaan kita serap tenaga kerjanya dari warga, kecuali pekerjaan yang membutuhkan keahlian khusus. Begitu juga materialnya, kita cari dulu dari warga baru jika tidak ada kita ambil dari luar,” jelas Kades Ciapus. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan ekonomi masyarakat sekitar.
Untuk program Satu Jana Satu Desa, Desa Ciapus menempatkan empat orang pendamping, terdiri dari tiga staf desa dan satu unsur masyarakat, yang sebagian sudah mulai bekerja. Desa Ciapus juga berkolaborasi dengan mahasiswa dari ITB PINUS dalam pelaksanaan program ini.
Penulis. : Elis. Editor. : MP
